Oleh : Afiynda Aziza
Sampai suatu ketika hujan lebat pun datang, merpati kecil tak tahu ia harus berteduh kemana.. sampai akhirnya merpati kecil bertemu dengan sebuah pohon cemara yg teduh.. merpati berkata “Hai cemara bolehkah aku berteduh di dalam batang pohonmu?Aku kedinginan dan tak punya siapa2” Cemara yg ikut sedih berkata “Baiklah,tapi kau harus menjaga sarang ini baik-baik Merpati kecil..karena aku sangat rapuh dan mudah keropos”. Dan dengan rasa terimakasih Merpati kecil pun berjanji , akan selalu menjaga tempat itu.
Cemara yg percaya kepada Merpati kecil akhirnya memperbolehkan Merpati kecil berteduh dan menyediakan tempat yg hangat dan sangat nyaman untuk sang Merpati.
Sampai pagi menjelang, saat matahari terbit Merpati kecil terbangun..Dengan riang Cemara menyambut pagi sang Merpati kecil “Pagi Merpati kecil,bagaimana tidurmu semalam?apakah nyenyak?” Merpati yg sangat bahagia langsung menjawab “tentu
Cemara bagaimana tidak, tempat ini sangat nyaman dan hangat, aku
berjanji akan menjaga dan melindungi tempat ini dan tidak akan
meninggalkan tempat ini apapun yg terjadi”
Cemara yg kaget dengan ucapan sang Merpati kecil bertanya “Apakah benar ucapanmu itu tadi Merpati kecil?Apa kau akan menjaga tempat ini dan tidak akan meninggalkan tempat ini dan……AKU?”
Dengan keyakinan sang Merpati kecil menjawab “YA,
Cemara belum pernah aku berteduh di pohon dengan sarang yg sangat
nyaman dan hangat sepertimu,dan kau menyambutku dengan penuh
kebahagiaan,aku tidak merasa kesepian lagi sekarang Cemara”
Cemara terharu
dan juga sangat bahagia dengan ucapan sang Merpati kecil, ia bahagia
mempunyai teman dan seseorang yg akan melindungi dan menjaganya di dalam
kerapuhan batang pohonnya tersebut. Cemara sangat percaya pada sang
Merpati kecil.
Beratus-ratus
hari sang Merpati kecil dan Cemara melewati hari-hari bersama dengan
penuh kebahagiaan. Sampai pada akhirnya sang Merpati kecil meminta izin
kepada Cemara “Cemara,aku akan pergi ke hutan sebelah,aku akan mencari makanan.Karena di hutan ini sudah tidak ada lagi yg dapat ku makan” Cemara yg tidak dapat berbuat apa-apa akhirnya memperbolehkan sang Merpati kecil pergi dan berkata “Apakah
kau akan kembali Merpati kecil?Kau akan kembali kesini kan?Kau
berjanji tidak akan meninggalkan aku yg rapuh dan keropos ini sendiri
kan?” sang Merpati kecil hanya menjawab “Iya,Cemara aku berjanji..jaga dirimu baik-baik saat tak ada aku” Cemara hanya dapat tersenyum dan mengikhlaskan sang Merpati kecil pergi..
Tapi di dalam benak Cemara selalu cemas dan bertanya-tanya apabila sang Merpati kecil sedang pergi mencari makanan “Apakah
Merpati kecil akan pulang kembali setelah mendapatkan makanan? Berapa
lama Merpati kecil mecari makanan? Apakah Merpati kecil akan menemukan
sarang yg baru dan lebih nyaman dibandingkan denganku?”
Tapi
semua kegelisahan itu lenyap ketika Cemara teringat akan janji2 sang
Merpati kecil saat pertama kali mereka bertemu. Cemara yakin Merpati
kecil past akan kembali.
Hari
berganti bulan, musim pun silih berganti tapi sang Merpati kecil tidak
kunjung muncul dan dengan penuh kesabaran serta kepercayaan yg masih
tersisa Cemara terus menunggu dengan penuh kesetiaan,meskipun tak ada
kabar sedikitpun dari sang Merpati kecil. Sampai suatu hari Cemara
bertemu dengan burung Camar putih dari hutan sebelah, Cemara langsung
bertanya kepada sang Camar “Camar,apakah
kau melihat sang Merpati kecil-ku?Aku sangat menghawatirkannya” sang
Camar menjawab “Oh!sang Merpati kecil?Ya aku tahu, ia sekarang sudah
menemukan sarang yg baru Cemara,tidak sepertimu yg sudah rapuh..tenang
saja Cemara ia baik-baik saja dan bahagia”
Cemara yg mendengar hanya bisa menangis……..
Dan akhirnya Cemara
menyerah, ia tidak bisa menjaga sarang sang Merpati lagi, ia sudah
teramat sangat rapuh, ia tidak mampu lagi bertahan, meskipun rasa
kesetiaan itu masih ada untuk sang Merpati kecil tapi kondisi fisiknya
sudah tak memungkinkan..Ia kini sendiri….Cemara terlanjur sakit……..
4 tahun kemudian….
Sang
Merpati kecil yg rindu dan teringat akan janjinya kepada Cemara
akhirnya kembali kemana ia pertama kali bertemu dengan Cemara…
Tapi Cemara tidak ada di situ, “kemana Cemara?dimana ia sekarang?kenapa ia tidak ada di sini?seharusnya ia di sini”
Sang Merpati kecil pun bertanya kepada pohon Pinus yg ada di dekat situ “Hai
Pinus,kemana Cemara? Bukankah ia seharusnya ada di sini?!” Pinus
menjawab “Hai Merpati kecil, apa kau lupa? Cemara sangat rapuh dan
keropos , sekarang ia sudah ditebang oleh manusia..kemana saja kau baru
mencarinya?Ia terus menunggumu di sini”
Dan akhirnya….. Merpati kecil hanya bisa menangis dan menyesal…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar