Selasa, 11 September 2012

Lihatlah Aku, Sebagai Diriku!

” ..Aku takkan pernah berhenti
Akan terus memahami, masih terus berfikir
Bila harus memaksa atau berdarah untukmu
Apapun itu asal kau mencoba menerimaku..” 



“Jadi ini maksudnya apa? Kita jadian?” tanyaku dalam kebingungan pada pagi itu. 

“Iya, hari ini, ditanggal ini, dalam keserdahanaan yang ada” ucapnya lembut dengan senyum lembut malu-malu namun penuh keyakinan. 

“Kamu nggak lagi terbawa suasana kan? “ tanyaku masih dalam keraguan yang berkecamuk. Bergumul dengan persaan senang, bahagia, namun juga takut dan ragu disaat bersamaan. 

“Enggak, aku nggak terbawa suasana, aku dalam keadaan sadar” jawabnya lagi. Kali ini dengan keyakinan yang mantap sambil menarik tubuhku, merengkuhnya erat dan mendekapnya dalam sebuah pelukan yang begitu hangat.

Pagi itu terasa begitu indah dan sempurna. Begitu membahagiakan. Hingga tiba saatnya aku mendengar sesuatu yang begitu berbeda. Seolah pagi itu tak pernah ada. Apa yang aku takutkan kini benar terjadi. Bahwa aku bukanlah kesungguhan yang dituju. Bahwa yang terjadi pagi itu adalah semu. Bahwa semua yang diinginkanmu dariku hanyalah bentuk perwujudan apa yang kamu rindu. Kerinduan akan hal-hal kecil yang biasa kamu lakukan dengan wanitamu yang dulu. Kamu melihatku tetapi bukan sebagai diriku. 

Aku masih disini. Berdiri diam dalam keterombang-ambingan yang tiba-tiba terjadi. Merubah semuanya dalam sekejap. Aku masih disini. Menatap dalam diam dengan butiran air mata yang mulai menjatuh perlahan. Kebisuan yang dibiarkan begitu saja demi mempertahankan sesuatu yang tak ingin berakhir tanpa kepastian. Mengalirkan pertanyaan yang tak mampu ku ucapkan lebih jauh dan membiarkannya tersapu angin dingin yang membuat tubuh dan hati ini terasa beku. 

Aku tahu aku hanyalah bayang semu yang kamu ciptakan sebagai pengganti. Sudah seharusnya kusadari itu dari awal, namun hatiku membuatku tak mempedulikannya. Aku hanya ingin ada disisimu. Merengkuhmu. Membawamu pergi dari masa lalu dan memulainya kembali bersamaku. Aku hanya ingin kamu tahu aku ada untukmu, menjadi masa depanmu. Aku ingin kamu menerimaku sebagai diriku. 

Aku bertahan disini. Berusaha memahami apa yang kamu rasakan, luka hati yang belum dapat kusembuhkan. Aku coba membuatmu mengerti namun selalu saja kuterima satu jawab yang sama “aku lagi nggak bisa mikir, lagi nggak fokus dan nggak mau ribet” maka aku pun akan diam dan memberimu ruang. Mendekap kembali rindu ini untuk diriku sendiri. Kamu pun seolah perlahan pergi, semakin mejauh meninggalkanku dalam diam tanpa satupun ucapan lagi. Tak inginku memaksakan apa yang belum bisa kamu berikan. Namun akupun tak ingin berhenti berjuang. Berusaha menyentuh hatimu secara perlahan bermodalkan kekuatan, kesabaran dan rasa sayang yang aku punya untukmu. Berharap suatu saat kamu benar-benar mampu menganggapku ada. 


“..Dan kamu hanya perlu terima
Dan tak harus memahami, dan tak harus berfikir
Hanya perlu mengerti aku bernafas untukmu
Jadi tetaplah di sini dan mulai menerimaku..” 

Hari terus berganti, waktu pun kian berlalu. Hatiku masih menunggu namun tak jua mampu kupecahkan kebisuan itu. Aku belum berhenti. Aku masih memperjuangkan ini meski sendiri. Berusaha membuatmu mengerti dan kembali. Menerima siapa aku dan menyatukan rindu ini untuk kita. Menjalani kehidupan yang terus meniti ke depan tanpa perlu lagi menoleh apa yang tertinggal di masa lalu. Aku ingin kamu mengerti bahwa apa yang kita jalani adalah mencari sebuah arti untuk hubungan ini. Aku tak berharap kamu benar-benar memahami, hanya inginkan kamu sedikit saja mengerti bahwa aku ada disini. Bertahan untukmu. Mencari arti atas keberadaanku, keberadaanmu dan atas akhir seperti apa yang akan terjadi. Aku menunggu kamu melihatku bersama waktu. Jika pada akhirnya memang bukan milikku untuk bisa terus bersamamu, maka aku berharap biar waktu ini yang akan mengakhiri dan menyembuhkan. 



“..Cobalah mengerti semua ini mencari arti
Selamanya takkan berhenti
Inginkan rasakan rindu ini menjadi satu
Biar waktu yang memisahkan..” 

#30HariLagukuBercerita
Lirik by Ariel, Uki, Lukman, Reza, David feat. Momo Geisha – Cobalah Mengerti) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar