Temaram
Langit hendak membenam, mengganti mata menjadi malam
Kemudian padam
Tenggelam
Rindu bagai tempat yang dalam, aku menyelam
Jiwa memendam
Kelam
Hatinya tidak tersiram, angin pulang membawa lebam
Suram
Geram
Kejam
Menghantam
Memutar yang terekam
Siksaan sepi di tiap jam
Salam.
Ditulis saat hati sedang tak tentram :')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar